Tampilkan posting dengan label Grafis. Tampilkan semua posting
Tampilkan posting dengan label Grafis. Tampilkan semua posting

FILTER EFEK KHUSUS PHOTOSHOP

EFEK KHUSUS PHOTOSHOP,

Filter Liquify

Filter Liquify dapat mengubah gambar secara langsung dengan menggunakan mouse. Misalnya memperbesar/memperkecil mata, menggeser alis, dan sebagainya. Filter ini dapat digunakan melalui menu Filter -> Liquify.

clip_image002

Filter Vanishing Point

Filter Vanishing Point digunakan untuk meng-klone gambar dalam bentuk perspektif. Filter ini dapat digunakan melalui menu Filter -> Vanishing Point. Area sumber kloning ditentukan dengan menekan Alt + Click. Fitur merupakan fitur baru dalam Adobe Photoshop CS2.

Filter Blur

Filter Blur digunakan untuk mengaburkan gambar. Yang menarik dalam filter ini adalah mengaburnya gambar dapat dibuat secara radial. Gunakan filter ini melalui menu Filter -> Blur.

clip_image004

Menggunakan Masking dengan Photoshop

Menggunakan Masking dengan Photoshop, Mask berguna untuk menyembunyikan sementara sebagian area pada layer. Teknik ini berguna saat kita menggabungkan beberapa elemen image dalam komposisi disain. Kita dapat menghapus sebagian area image yang tidak diinginkan tanpa kehilangan image aslinya, dengan layer ini kita juga bisa membuat efek gradasi. Adapun langkah-langkahnya adalah :

  • Klik : Select > Deselect atau tekan Crtl+D untuk menghilangkan seleksi area pada image
  • Pada palet layer, pilih layer yang akan kita tambahkan mask
  • Untuk membuat mask dengan menampilkan keseluruhan bagian layer, klik tombol New Layer Mask pada palet layer atau pilih Layer > Add Layer Mask > Reveal All
  • Untuk membuat mask dengan menyembunyikan keseluruhan bagian layer, Alt+Klik tombol New Layer Mask atau pilih Layer > Add Layer Mask > Hide All
  • Untuk membuat mask dengan menampilkan bentuk seleksi setelah membuat seleksi, klik tombol New Layer Mask
  • Untuk mengedit Layer Mask, pilih Brush Tool, gunakan warna foreground putih untuk mengurangi area mask, hitam untuk menambah area mask, dan abu-abu untuk membuat mask transparan

clip_image003 clip_image006

Membuat Desain yang Cantik dengan Photoshop

Photoshop adalah salah satu software yang sangat baik untuk membuat desain grafis dalam bentuk bitmap. Selain itu photoshop sudah sangat umum digunakan para desainer karena fasilitas-fasilitasnya yang sangat banyak yang memanjakan para pemakainya.

Pada bab ini dan seterusnya kita akan menggunakan adobe photoshop versi 6 yaitu versi yang terbaru.

clip_image001

Gambar di atas adalah gambar tempat kita bekerja di dalam photoshop, ruang kerja ini terdiri set standard tools, tool option, menus dan palletes.

Toolbox :tempat dimana tool-tool dari photoshop yang digunakan untuk menggambar tersebut berada.

Tool option :setiap tool mempunyai fungsi yang berbeda dan fungsi tersebut dapat dimodifikasi melalui tool option. Setiap tool mempunyai tool option yang berbeda-beda.

Pallete :tambahan dari setting untuk tool tool dan terdapat berbagai alat bantu lainnya.

Cara memulai membuat gambar baru pilih menu file>new sehingga muncul kotak dialog seperti dibawah. Ada beberapa option yang harus diisi:

clip_image002

nama gambar yang akan dibuat

Tinggi dan lebarnya (satuan panjang bisa diubah sesuai keinginan) Resolusi ( sesuai dengan penjelasan sebelumnya)

Mode untuk mengatur jenis warna yang digunakan

Contoh RGB (red, green, blue) semua warna yang dipakai dalam gambar adalah campuran primer merah, hijau, biru dengan kadar tertentu. Begitu juga dengan CMYK(cyan, magenta, yellow, black). Jika memilih grayscale maka warna gambar yang dihasilkan hanya terdiri dari hitam, putih dan gradasi antara keduanya.

Mode yang Umum dipakai untuk membuat gambar adalah mode RGB Content untuk menentukan jenis background dari gambar yang akan dibuat. White berarti background akan berwarna putih, background color berarti warna bckground akan sesuai dengan warna yang telah ditentukan pada toolbox, transparent berarti gambar tidak mempunyai background

setelah selesai pilih tombol OK

Membuat Efek Teks Bergerak dengan Photoshop

Membuat Efek Teks Bergerak dengan Photoshop, Efek teks bergerak sering digunakan untuk membuat penampilan teks menjadi lebih menarik dan artistik. Adapun langkah-langkahnya adalah :

clip_image002

  • Buat dokumen berwarna hitam , Width : 800 px , Height : 600 px, Color Modenya : RGB. Horizontal Type Tool, buat teks : CEPAT
  • Klik : Layer > Rasterize > Type, Duplikasi layer tersebut , beri nama angin
  • Urutannya dari atas ke bawah : layer CEPAT, ANGIN, dan Background
  • Sembunyikan layer ‘CEPAT’ , aktifkan layer ‘ANGIN’
  • Klik : Filter > Stylize > Wind, metode yang dipakai : Wind, Direction di isi : From The Right. Lakukan dua sampai tiga kali
  • Aktifkan layer ‘CEPAT’, klik : Layer > Layer Style > Gradient Overlay
  • Pilih kombinasi warna gradient yang diinginkan
  • Tambahkan Stroke dengan warna hitam. Terapkan Wind dua kali
  • Untuk menggabungkan ke dua layer gunakan : Ctrl+E
  • Klik : Edit > Transform > Skew, akan muncul box dengan 8 handle, geser handle ke tengah atas kanan, hal ini akan membuat teks miring. Tekan Enter.

Menambahkan copyright & URL pada Gambar dengan Potoshop

Cara lain menambahkan cap pribadi ke dalam gambar adalah dengan pernyataan hak cipta atau copyright.

· Pilih file info, pada PC tekan Alt+F lalu I.

· Ketikkan caption, pada field Caption ketikkan apa saja mulai dari satu kalimat hingga beberapa paragraf mengenai gambar anda.

· Masukkan pernyataan hak cipta, bentuk standar adalah simbol/tanggal/pemegang hak cipta, seperti misalnya “© 2001 Type & Graphics, Inc.”

clip_image001

· Ketikkan URL, jika anda memiliki situs internet, ketikan alamatnya (dikenal dengan istilah Universal Resource Locator) pada kotak image URL. Ketikkan alamat lengkapnya, seperti : http://www.press.eeepis-its.edu.

· Klik OK, simpan gambar anda dalam format apa saja.

Gambar Vector

Berbeda dengan bitmap, vektor grafik merepresentasikan gambarnya tidak dengan menggunakan pixel, tetapi dengan kurva dan garis yang didefinisikan dalam persamaan matematis yang disebut vektor. Misal untuk menggambar lingkaran maka didefinisikan persamaan matematis dari lingkaran sehingga membentuk garis pembatas lingkaran. Didalam garis pembatas tersebut diberi warna sehingga terbentuklah lingkaran.

Kedua cara perepresentasian gambar tersebut mempunyai kekurangan dan kelebihan masing masing. Pada gambar bitmap sangat baik digunakan untuk merepresentasikan gambar yang sangat kompleks dan detail. Tetapi kekurangannya adalah ukuran filenya tergantung dari ukuran gambar dan resolusinya. Jika file bitmap diperbesar maka ketajaman gambar akan berkurang.

Sedangkan pada vektor grafis ukuran gambar tidak mempegaruhi ukuran file. Jika gambar diperbesar maka ketajamannya tetap sama dengan sebelumnya. Ukuran file dari gambar vektor grafis dipengaruhi oleh kompleksitas dari persamaaan vektor yang digunakan. Misal ada dua gambar yang besarnya sama. Gambar yang pertama adalah gambar lingkaran sedangkan gambar yang kedua adalah gambar tali yang melingkar tidak beraturan. Ukuran file gambar tali akan lebih besar daripada gambar lingkaran. Kekurangan dari vektor grafis tidak mampu menampilkan gambar secara detail dan kompleks.

clip_image003Gambar bitmap

clip_image005gambar vektor grafik

Perangkat lunak untuk Image editor yang menggunakan gambar jenis bitmap antara lain adobe photoshop, corel photopaint, dll. Sedangkan yang

menggunkan gambar vektor grafik antara lain corel draw adobe ilustrator, macromedia flash. Dari kelebihan dan kekurangan kedua jenis gambar tersebut maka sebelum mendesain suatu obyek perlu dipertimbangkan terlebih dahulu tujuan dari pembuatan obyek tersebut. Pada bab selanjutnya kita akan mempelajari image editor jenis bitmap yaitu adobe photoshop dan image editor jenis vektor grafik yaitu macromedia flash.

Tool Crop Photoshop

Memotong Detail Gambar Yang Tidak Perlu, Tool Crop berfungsi untuk memotong sisa gambar atau elemen latar belakang yang tidak perlu.

· Klik Icon tool crop (tekan C)

· Gambar batas crop, geser di dalam jendela gambar untuk membuat sebuah segi empat di sekitar bagian gambar yang ingin dipertahankan

· Geser dalam batasan crop untuk memindahkannya.

· Geser tangkai untuk mengubah ukuran batasan gambar, tekan shift dan geser untuk mengubah ukurannya secara profesional.

· Geser di luar batas crop untuk menegakkan dan memotong gambar dalam satu operasi.

· Titik pemotongan akan menjadi titik pusat perputaran jika menggeser tangkai dengan alt atau option.

· Klik tanda cek pada baris pilihan, pilih Image-Crop-Klik ganda dalam batas crop tekan enter.

clip_image003

Gambar Memotong detail gambar

Memutar Canvas Photoshop

Memutar Canvas.

Digunakan untuk menampilkan submenu yang berisikan pilihan untuk memutar atau membalik gambar. Berikut ini submenu dari Rotate canvas :

- 180o : memutar gambar yang terbalik agar kembali pada kakinya, Alt + I, E, 1.

- 90o CW : memutar gambar 90 derajat searah jarum jam, Alt + I, E, 9.

- 90o CCW : memutar gambar 90 derajat berlawanan jarum jam, Alt + I, E, 0)

- Arbiritary : meluruskan gambar.

- Flip horizontal : memperbaiki teks yang terbalik (alt + I + E + H).

- Flip vertikal : membalik bagian atas dan bawah gambar (alt + I, E, V)

clip_image002

Gambar Asliclip_image004

Gambar Memutar gambar 180o, CWclip_image006

Gambar Memutar gambar  90o CW clip_image008

Gambar Memutar gambar  90o CCW

Gambar Bitmap

Beberapa pengertian yang berhubungan dengan bitmap

pixel

Jika kita melihat foto atau gambar yang ada di komputer maka gambar tersebut sesungguhnya adalah kumpulan dari ribuan titik titik yang sangat kecil dan tiap tiap titik tersebut memiliki warna tertentu. Titik titik itulah yang umum dikenal sebagai pixel. Setiap pixel mempunyai satu warna dan bergabung dengan pixel-pixel yang lain sehingga membentuk suatu pola dan menghasilkan gambar. Gambar seperti ini hampir tidak mungkin dibuat oleh tangan manusia. Bisa dibayangkan betapa rumitnya hanya untuk untuk membuat sebuah garis lurus, bila harus dilakukan dengan meletakkan titik-titik yang berjajar rapi secara manual. Karena itu, gambar atau foto yang kita lihat biasanya dihasilkan oleh mesin seperti kamera, monitor, televisi, komputer, proyektor film, scanner, printer dan sebagainya.

resolusi

clip_image002

clip_image004

Jumlah pixel per centimeter disebut sebagai resolusi. Dan resolusi itulah yang menentukan kualitas dari gambar yang dihasilkan. Gambar yang sering kita lihat dalam komputer umumnya mempunyai resolusi 72 pixel per inchi atau disingkat dpi. Sebagai contoh gambar yang berukuran satu sentimeter persegi akan memiki 72 X 72 = 5184 titik atau pixel. Misal gambar tersebut diperbesar dari 1 cm persegi menjadi 10 cm persegi maka jumlah pixel keseluruhan adalah tetap yaitu 5184 pixel yang berubah adalah resolusinya, yaitu 5184 : 100 = 5,184 pixel per cm. Berarti jika suatu gambar diperbesar maka resolusinya akan semakin kecil dan mengakibatkan gambar menjadi tidak tajam. Semakin tinggi resolusi suatu gambar maka akan semakin tinggi kemampuan perbesarannya.

gambar resolusi 30 dpi diperbesar 7 kali gambar resolusi 70 dpi diperbesar 7 kali

intensitas

Pixel pixel yang membentuk gambar tersebut memiliki warna warna tertentu dan jumlah warna yang boleh dimiliki oleh suatu gambar dinamakan intensitas. Biasanya dikenal istilah 256 warna, high color, 16 juta warna (true color) gradasi abu-abu (grayscale), serta hitam-putih (black & white). Semakin banyak jumlah warna dalam suatu gambar maka gambar yang dihasilkan akan semakin bagus. Jumlah warna maksimum dari gambar dapat dilihat dari jenis filenya. Misal file gambar yang berekstensi .jpg akan memiliki maksimum 16 juta warna, atau file yang berekstensi .gif memiliki jumlah warna maksimum 256.

Mengubah Ukuran Cetak Pothoshop

Mengubah Ukuran Cetak Pothoshop, Jika ingin mengubah tampilan pada halaman, dan tidak ingin mengubah jumlah pixel pada halaman, ubah resolusi agar dapat mencetak gambar lebih besar atau lebih kecil tanpa menambah atau mengurangi satu pixelpun.

· Buka gambar

· Pilih Image > Size.

· Matikan resample image agar tidak ada pixel yang dipengaruhi pada saat mengubah ukuran gambar.

· Ubahlah setting ukuran output dengan memilih resolusi ideal pada table berikut ini.

· Klik OK. image

Beberapa ukuran cetak standar

Printer

Resolusi Ideal

Batas Minimal

Batas Maksimal

Print Laser 300 ppi

120 ppi

90 ppi

150 ppi

Print Laser 600 ppi

180 ppi

135 ppi

225 ppi

Newsprint

180 ppi

135 ppi

225 ppi

Coated Magazine Stock

267 ppi

200 ppi

330 ppi

Printer InkJet Warna

300 ppi

240 ppi

400 ppi

Super-fine coated stock

350 ppi

260 ppi

440 ppi

Pengertian Bitmap dan Vektor

Perkembangan dunia gambar digital dalam berbagai bentuk menunjukkan semakin tingginya kesadaran masyarakat akan image atau citra terhadap sesuatu objek atau benda. Perkembangan ini tak lepas dari semakin kencangnya laju perkembangan hardware pencipta image maupun pengelola hingga pencetakaan yang sangat bervariasi.

Di sisi perangkat lunak, pengolah grafis termasuk kategori yang memiliki penggemar yang sangat banyak mengingat tingkat aplikatifnya yang relatif tinggi dibandingkan dengan misal, pemrograman atau jaringan. Software pengolah gambar secara umum terbagi dalam dua bagian besar meskipun tidak mutlak, yaitu pengolah bitmap dan vektor.

1. Bitmap adalah gambar bertipe raster. Mengandalkan jumlah pixel dalam satu satuan tertentu. Semakin rapat pixel maka semakin baik kualitas gambar. Sebaliknya jika dipaksa diperbesar akan terlihat pecah. Besar file yang dihasilkan cenderung besar. Contoh bitmap adalah .bmp, .jpg, .gif.

2. Vektor adalah serangkaian instruksi matematis yang dijabarkan dalam bentuk, garis, dan bagian-bagain lain yang saling berhubungan dalam sebuah gambar. Ukuran file relatif kecil dan jika diubah ukurannya kualitasnya tetap. Contoh file vektor adalah .wmf, swf , cdr dan .ai. Dan sering dipakai dalam membuat logo, animasi, ilustrasi, kartun, clipart dsb. image

Suatu foto atau gambar bisa direpresentasikan dengan format bitmap dalam ribuan titik <pixel> warna-warni yang membentuk suatu pola. Pada file bitmap dikenal dua istilah penting, yaitu :

1. Resolusi atau jumlah titik persatuan luas, yang akan mempengaruhi ketajaman dan detil file bitmap. Biasanya dinyatakan dalam satuan dpi (dot per inch).

2. Intensitas atau kedalaman warna, yang akan menentukan kualitas warna gambar secara keseluruhan. Biasanya dikenal istilah 256 warna, high color, true color, gradasi abu-abu (grayscale), serta hitam-putih (black & white).

FORMAT GAMBAR

berikut ini adalah format gambar yang populer digunakan:
  1. PSD (Photoshop Document). Format file ini merupakan format asli dokumen Adobe Photoshop. Format ini mampu menyimpan informasi layer dan alpha channel yang terdapat pada sebuah gambar, sehingga suatu saat dapat dibuka dan diedit kembali. Format ini juga mampu menyimpan gambar dalam beberapa mode warna yang disediakan Photoshop. Anda dapat menyimpan dengan format file ini jika ingin mengeditnya kembali.
  2. EPS (Encapsuled Postcript). Format file ini merupakan format yang sering digunakan untuk keperluan pertukaran dokumen antar program grafis. Selain itu, format file ini sering pula digunakan ketika ingin mencetak gambar. Keunggulan format file ini menggunakan bahasa postscript sehingga format file ini dikenali oleh hampir semua program persiapan cetak. Kelemahan format file ini adalah tidak mampu menyimpan alpha channel, sehingga banyak pengguna Adobe Photoshop menggunakan format file ini ketika gambar yang dikerjakan sudah final. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, CMYK, Lab, Duotone, Grayscale, Indexed Color, serta Bitmap.
  3. JPEG (Joint Photographic Expert Group) atau JPG. Format file ini mampu mengkompres objek dengan tingkat kualitas sesuai dengan pilihan yang disediakan. Format file sering dimanfaatkan untuk menyimpan gambar yang akan digunakan untuk keperluan halaman web, multimedia, dan publikasi elektronik lainnya. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, CMYK, dan Grayscale. Format file ini juga mampu menyimpan alpha channel, namun karena orientasinya ke publikasi elektronik maka format ini berukuran relatif lebih kecil dibandingkan dengan format file lainnya
  4. GIF (Graphics Interchange Format). GIF terbatas dalam 256 warna saja (8 bit), hanya mendukung mode warna Grayscale, Bitmap dan Indexed Color, tapi salah satu warnanya bisa dibikin ‘transparan’. Sehingga kita bisa meletakkan gambar dengan warna latar yang berbeda-beda. Selain itu dapat dipakai sebagai animasi.. Format file ini merupakan format standar untuk publikasi elektronik dan internet. Format file mampu menyimpan animasi dua dimensi yang akan dipublikasikan pada internet, desain halaman web dan publikasi elektronik. Format file ini mampu mengkompres dengan ukuran kecil menggunakan kompresi LZW
  5. PNG (Portable Network Graphics). Merupakan jalan alternatif pengganti GIF dengan mencontoh metode kompresi gambar LZW. Sekarang ini semua browser internet sudah mendukungnya. Format ini memiliki keistimewaan untuk menyimpan bermacammacam kedalaman warna. Format baru ini tidak mengikis 'informasi' warna dalam gambar seperti yang dilakukan JPG. PNG juga membolehkan 'transparan'.
  6. TIFF (Tagged Image File Format). File yang dihasilkan adalah .tif, format ini sangat cocok digunakan untuk desktop publishing. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan kualitas hingga 32 bit. Format file ini juga dapat digunakan untuk keperluan pertukaran antar platform (PC, Machintosh, dan Silicon Graphic). Format file ini merupakan salah satu format yang dipilih dan sangat disukai oleh para pengguna komputer grafis terutama yang berorientasi pada publikasi (cetak). Hampir semua program yang mampu membaca format file bitmap juga mampu membaca format file TIFF
  7. BMP (BitMap Graphics). Format kuno dan abadi ini telah dikenal ketika sistem operasi DOS dan Windows sampai sekarang. File yang dihasilkan adalah .bmp.image
Format yang direkomendasikan oleh para desainer profesional adalah
  • PSD = untuk dokumen yang masih ingin diedit kembali
  • EPS = untuk dokumen yang sudah final untuk persiapan cetak
  • JPG = untuk cetak dengan kompresi di atas 8 bit dan untuk foto dalam web dengan kompresi di bawah
  • GIF = untuk ilustrasi dan animasi pada halaman web.
  • TIFF = untuk cetak, pertukaran dokumen antar platform serta sequence animasi


Fungsi Palette Photoshop

Palette Photoshop berguna untuk memudahkan dalam navigasi maupun editing image. Untuk menyembunyikan/menampilkan palette, digunakan menu Window, kemudian pilih palette yang ingin disembunyikan/ditampilkan.

Palette Well

Palette well digunakan untuk memudahkan dalam pengaturan palette. Namun palette well hanya tersedia jika resolusi layar lebih besar dari 800 x 600 (resolusi minimal yang disarankan adalah 1024 x 768). Apabila suatu palette diletakkan di palette well, maka palette akan bersifat tersembunyi. Ketika title dari palette diklik, barulah palette akan ditampilkan. Jika area di luar palette di klik, maka palette tersebut akan tersembunyi kembali.

Untuk menyimpan palette ke dalam palette well, seret (drag) tab palette ke dalam palette well hingga palette well ter-highlight.(Gambar memperlihatkan palette tab navigator di-drag ke palette well)

clip_image002

Palette Well

Fungsi Tools Adobe Photoshop

Berikut ini akan dijelaskan mengenai fungsi dari masing-masing tools yang terdapat pada toolbox Adobe Photoshop 8.0. Untuk cara penggunaan lebih detil masing-masing tools akan dijelaskan secara terpisah pada bagian selanjutnya.

clip_image003[8]

Gambar Toolbox

Keterangan:

A. Marquee tool

B. Move tool

C. Lasso tool

D. Magic Wand tool

E. Crop tool

F. Slice tool

G. Patch tool

H. Brush tool

I. Stamp tool

J. History Brush tool

K. Eraser tool

L. Paint Bucket tool

M. Sharpen tool

N. Burn tool

O. Path Selection tool

P. Type tool

Q. Pen tool

R. Custom Shape tool

S. Notes tool

T. Eyedropper tool

U. Hand tool

V. Zoom tool

Marquee Tool

clip_image006[4]

Rectangular Marquee (Shortcut keyboard: M, atau Shift + M) untuk membuat area selection berbentuk segi empat.pada gambar.

clip_image009[4]

Elliptical Marquee (Shortcut keyboard: M, atau Shift + M) untuk membuat area selection berbentuk elips atau lingkaran pada gambar.

clip_image012[4]

Single Row Marquee untuk membuat area selection satu baris pada gambar (ukuran tinggi selection adalah 1 pixel)

clip_image015[4]

Single Column Marquee untuk membuat area selection satu kolom pada gambar (ukuran lebar selectionadalah 1 pixel).

Move Tool

clip_image018[4]

(Shortcut keyboard: V) Digunakan untuk menggeser/memindah selection, layers, dan guides.

Lasoo Tool

(Shortcut keyboard: L, atau Shift + L untuk mengubah jenis Lasoo)

clip_image021[4]

Lasoo digunakan untuk membuat area selection dengan bentuk bebas

clip_image024[4]

Polygonal Lasoo digunakan untuk membuat area selection berbentuk poligon

clip_image027[4]

Magnetic Lasoo digunakan untuk membuat area selection dengan cara menempelkan tepi selection pada area tertentu pada image.

Magic Wand Tool

clip_image030[4]

(Shortcut keyboard: W) Digunakan untuk membuat area selection yang memiliki warna serupa. Perbedaan toleransi warna dapat diatur pada tool option bar.

Crop Tool

clip_image033[4]

(Shortcut keyboard: C) Digunakan untuk memangkas image (memotong dan membuang area tertentu dari image)

Slice Tool

(Shortcut keyboard: K, atau Shift + K untuk mengubah jenis slice)

clip_image036[4]

Slice Tool digunakan untuk membuat potongan-potongan gambar dari suatu gambar

clip_image039[4]

Slice Select Tool digunakan untuk memilih potongan pada suatu gambar

Healing Brush, Patch, Color Replacement Tool

(Shortcut keyboard: J, atau Shift + J mengubah tool)

clip_image042[4]

Patch Tool digunakan untuk mengecat/melukis pada area tertentu gambar dengan pola (pattern) atau sample tertentu. Cocok untuk memberbaiki gambar yang rusak.

clip_image045[4]

Healing Brush Tool digunakan untuk mengecat/melukis gambar dengan pola atau sample tertentu. Cocok untuk memperbaiki gambar yang agak rusak.

clip_image048[4]

Color Replacement Tool digunakan untuk mengecat/mewarnai gambar dengan pola warna tertentu.

Brush, Pencil Tool

(Shortcut keyboard: B, atau Shift + B untuk mengubah tool)

clip_image051[4]

Brush Tool digunakan untuk melukis gambar dengan goresan kuas

clip_image054[4]

Pencil Tool digunakan untuk melukis gambar dengan goresan pencil

Stamp Tool (Shortcut keyboard: S, atau Shift + S untuk mengubah jenis stamp)

clip_image057[4]

Clone Stamp Tool digunakan untuk melukis gambar dengan sample image tertentu

clip_image060[4]

Pattern Stamp Tool digunakan untuk melukis gambar dengan menggunakan pola tertentu

History Brush Tool

(Shortcut keyboard: Y, atau Shift + Y untuk mengubah jenis)

clip_image063[4]

History Brush Tool digunakan untuk melukis gambar menggunakan snapshot atau state history dari gambar 2.

clip_image066[4]

Art History Tool digunakan untuk melukis gambar menggunakan snapshot atau state history dari gambar, dengan model artistik tertentu.

Eraser Tool

(Shortcut keyboard: E, atau Shift + E untuk mengubah jenis eraser)

clip_image069[4]

Eraser digunakan untuk menghapus pixel gambar dan mengembalikannya ke state tertentu.

clip_image072[4]

Background Eraser digunakan untuk menghapus area tertentu gambar menjadi transparan.

clip_image075[4]

Magic Eraser digunakan untuk menghapus area tertentu gambar yang memiliki warna yang serupa menjadi transparan dengan satu kali klik.

Paint Bucket, Gradient Tool

(Shortcut keyboard: G, atau Shift + G)

clip_image078[4]

Paint Bucket Tool digunakan untuk mengecat area yang dipilih dengan warna foreground atau pola tertentu.

clip_image081[4]

Gradient Tool digunakan untuk mengecat area yang dipilih (selected area) dengan perpaduan banyak warna.

Blur, Sharpen, Sharpen Tool

(Shortcut keyboard: R, atau Shift + R)

clip_image084[4]

Blur Tool digunakan untuk menghaluskan/mengaburkan area tertentu pada gambar.

clip_image087[4]

Sharpen Tool digunakan untuk menajamkan area tertentu pada gambar.

clip_image090[4]

Smudge Tool digunakan untuk menggosok/mencoreng area tertentu pada gambar

Dodge, Burn, Sponge Tool

(Shortcut keyboard: O, atau Shift + O)

clip_image093[4]

Dodge Tool digunakan untuk menerangkan warna di area tertentu pada gambar

clip_image096[4]

Burn Tool digunakan untuk menggelapkan warna di area tertentu pada gambar

clip_image099[4]

Sponge Tool digunakan untuk mengubah saturation di area tertentu pada gambar

Path Selection Tool

(Shortcut keyboard: A, atau Shift + A untuk mengubah jenis)

clip_image102[4]

Path Selection Tool digunakan untuk melakukan selection path

clip_image105[4]

Direct Selection Tool digunakan untuk mengubah anchor dan direction point dari path.

Type tool

(Shortcut keyboard: T, atau Shift + T untuk mengubah jenis)

clip_image108[4]

Horizontal Type Tool digunakan untuk membuat tulisan secara horizontal

clip_image111[4]

Vertical Type Tool digunakan untuk membuat tulisan secara vertikal

clip_image114[4]

Horizontal Type Mask Tool digunakan untuk membuat selection berbentuk tulisan secara horizontal

clip_image117[4]

Vertical Type Mask Tool digunakan untuk membuat selection berbentuk tulisan secara vertikal

Pen Tool

clip_image120[4]

Pen Tool (Shortcut keyboard: P, atau Shift + P) digunakan untuk membuat path dengan lengkung-lengkung yang halus

clip_image123[4]

Freeform Pen Tool (Shortcut keyboard: P, atau Shift + P) digunakan untuk membuat path berbentuk bebas

clip_image126[4]

Add Anchor Point Tool digunakan untuk menambah anchor point pada path

clip_image129[4]

Delete Anchor Point Tool digunakan untuk menghapus anchor point tertentu pada path

clip_image132[4]

Convert Point Tool digunakan untuk mengubah anchor dan direction point tertentu pada path

Shape Tool

(Shortcut keyboard: U, atau Shift + U untuk mengubah jenis)

clip_image134[4]

Rectangle Tool digunakan untuk menggambar bentuk segi empat

clip_image137[4]

Rounded Rectangle Tool digunakan untuk menggambar segi empat melengkung

clip_image140[4]

Ellipse Tool digunakan untuk menggambar ellipse

clip_image143[4]

Polygon Tool digunakan untuk menggambar polygon

clip_image146[4]

Line Tool digunakan untuk menggambar garis lurus

clip_image149[4]

Custom Shape Tool digunakan untuk menggambar bentuk tertentu dari daftar bentuk yang dapat dipilih pada option bar

Notes Tool

(Shortcut keyboard: N, atau Shift + N untuk mengubah jenis)

clip_image152[4]

Notes Tool digunakan untuk membuat catatan pada gambar

clip_image155[4]

Audio AnnotationTool digunakan untuk membuat suara/audio pada gambar

Eyedropper, Measure Tool

(Shortcut keyboard: I, atau Shift + I untuk mengubah jenis)

clip_image158[4]

Eyedropper Tool digunakan untuk mengambil sample warna pada gambar untuk warna foreground

clip_image161[4]

Color Sampler Tool digunakan untuk mengambil berbagai sample warna pada gambar

clip_image164[4]

Measure Tool digunakan untuk mengukur jarak atau sudut pada gambar

Hand Tool

clip_image167[4]

(Shortcut keyboard: H) Digunakan untuk menggeser/memindah bidang pandang gambar di dalam kanvas.

Zoom Tool

clip_image170[4]

(Shortcut keyboard: Z) Digunakan untuk memperbesar atau memperkecil tampilan gambar.

Forum Multimedia Edukasi www.formulasi.or.id

Kategori