Responsive Ad Slot

Latest

latest

Brexit

Latest

Football

Football

America

America

Tech

tech

Games

games

VIDEO

Videos

News By Picture

pictures

Hati-Hati, Ini 6 Bahaya Kandungan Merkuri pada Produk Kecantikan Abal-Abal

1 comment
Menjadi cantik dan menarik tentu merupakan impian hampir setiap perempuan. Selain mengatur pola hidup, memoles diri dengan berdandan, cara yang umum dilakukan mereka agar terlihat makin memesona adalah melakukan perawatan wajah dan tubuh dengan aneka produk skin care.

Banyak sekali jenis produk perawatan wajah dan tubuh yang dijual di pasaran, mulai dari yang aman dan bersertifikat BPOM, sampai yang ilegal dan mengandung bahan berbahaya merkuri. Sayangnya, karena ingin memiliki wajah yang cantik dalam waktu sesingkat-singkatnya, kebanyakan perempuan cenderung lebih suka memilih kosmetik bermerkuri.

Ya, dibandingkan dengan produk kecantikan lain yang aman, produk bermerkuri memang menjanjikan hasil dan proses yang lebih cepat. Namun, ingat, ada bahaya yang mengintai ketika Anda memakai produk kosmetik abal-abal yang mengandung merkuri.

Apa Sih Merkuri Itu?
Merkuri yang dalam ilmu kimia bernama Hydrargyrum (Hg) merupakan cairan logam perak yang sering ditemukan pada batu-batuan, bijih besi, tambang, tanah, air, serta udara. Dalam bahasa lain, zat ini juga lazim disebut air raksa.

Meskipun dipakai di pertambangan, merkuri juga bisa ditemukan di produk-produk kecantikan kulit karena zat tersebut terbukti mampu menghambat pembentukan melanin yang menghasilkan kulit bersih dan cerah dalam waktu singkat.

Namun, jangan mudah terkecoh dengan hasil instan yang ditawarkan produk kecantikan bermerkuri, sebab alih-alih menjadi cantik sampai tua nanti, justru gangguan kesehatanlah yang akan Anda dapatkan di kemudian hari.

6 Bahaya Kandungan Merkuri pada Tubuh
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sendiri sudah berulang kali memberikan edukasi kepada masyarakat akan bahaya merkuri bagi kesehatan, di antaranya:

1.      Terganggunya Fungsi Otak
Pemakaian kosmetik bermerkuri pada jangka panjang ternyata dapat menyebabkan terganggunya fungsi otak. Pada tahap yang lebih serius, otak bahkan akan mengalami kerusakan sehingga tidak mampu lagi berfungsi sebagaimana mestinya.

2.      Timbulnya Rasa Cemas dan Gugup
Jika tubuh sudah terlalu lama terpapar merkuri, biasanya akan muncul keluhan-keluhan yang terkesan sepele, seperti rasa cemas, gelisah, serta gugup. Jangan anggap enteng hal ini, sebab rasa cemas tak beralasan bisa mengindikasikan ada sesuatu tidak beres yang terjadi pada tubuh Anda. Segera periksakan diri ke dokter, ya.

3.      Kerusakan Liver dan Ginjal
Merkuri yang telanjur masuk ke tubuh, baik dikonsumsi (ikan laut yang tercemar) maupun terserap lewat pori-pori kulit (pemakaian kosmetik abal-abal) dapat membuat terganggunya sistem kerja liver dan ginjal dalam menyaring racun.

Jika berlangsung dalam waktu lama, hal ini akan memicu kerusakan pada kedua organ vital tersebut, dan bukan tidak mungkin menyebabkan kematian usia dini. Jadi, jangan asal pilih kosmetik ya.

4.      Bayi Lahir Cacat
Merkuri yang terdapat dalam kosmetik tak berlabel BPOM juga ternyata memiliki dampak buruk bagi ibu hamil dan janinnya, salah satunya adalah risiko bayi lahir cacat, baik cacat fisik maupun otak.

Nah, untuk itu lebih baik hindari menggunakan kosmetik abal-abal baik saat hamil maupun tidak. Selain merusak tubuh, zat ini juga akan mengganggu pertumbuhan janin dalam rahim. Bunda tentu tidak mau, kan, si kecil lahir dengan cacat bawaan yang tak bisa disembuhkan seumur hidupnya?

5.      Kanker Kulit
Jika sudah terpapar merkuri, lapisan kulit luar perlahan akan mengelupas sehingga terlihat lebih putih dan cerah. Namun, jangan terkecoh, sebab hal ini justru berbahaya bagi kesehatan Anda.

Terhambatnya produksi melamin akan membuat kulit lebih “rapuh”, terutama saat terpapar terik matahari. Rasa panas, iritasi, gatal-gatal, dan kulit memerah akan Anda rasakan jika menggunakan kosmetik dengan kandungan berbahaya. Jika tidak ditangani secara serius, bukan tidak mungkin akan berujung pada timbulnya kanker kulit.

6.      Rusaknya Jaringan Epidermis
Pemakaian produk kecantikan bermerkuri dalam jangka panjang akan menyembabkan rusaknya jaringan epidermis kulit. Salah satu tandanya adalah ketidakmampuan kulit untuk bertahan di segala musim.

Nah, setelah mengetahui bahaya merkuri bagi tubuh, Anda tentu sudah lebih cerdas dong ya memilih kosmetik yang baik dan tidak? Agar lebih yakin memilih produk kecantikan yang aman, pakai saja Eclipse Soap Bar yang bisa dibeli lewa akun Instagram-nya, @eclipsebeautycare.

Ingat, sebab cantik itu butuh proses!

6 Fungsi Ekstrak Lidah Buaya untuk Kesehatan Kulit

No comments
Lidah buaya atau Aloe vera adalah tanaman yang telah digunakan untuk perawatan kulit sejak ribuan tahun silam. Tanaman yang bisa hidup di lingkungan kering ini bahkan dijuluki sebagai tanaman keabadian karena telah digunakan oleh wanita-wanita Mesir kuno untuk membuat wajahnya jadi awet muda dan cantik.

Seiring dengan berjalannya waktu, pemanfaatan lidah buaya terus dikembangkan oleh banyak pihak. Tanaman yang memiliki lendir ini tidak lagi dimanfaatkan secara tradisional. Beberapa pabrik kosmetik mulai membuat ektraknya agar mudah diaplikasikan pada kulit.
Oh ya, selain untuk masalah pengaplikasian, pembuatan ekstrak lidah buaya juga dilakukan agar fungsi utama dari tanaman bisa dimanfaatkan oleh banyak pihak. Dengan dibuat menjadi sabun jerawat atau krim kecantikan, Anda bisa merasakan berbagai manfaat lidah buaya seperti yang tersaji di bawah ini.

1. Membuat Kulit Tidak Berminyak
Esktrak lidah buaya biasanya digunakan sebagai campuran sabun jerawat. Sabun ini berguna untuk mengurangi minyak pada kulit. Sedikit demi sedikit, kulit akan mulai kesat dan tidak terlihat mengilap dari kejauhan. Setelah kulit tidak berminyak bakteri yang menyebabkan jerawat tidak akan menempel lagi.
Bagi wanita, fungsi ekstrak lidah buaya akan membuat kulit mereka jadi lebih lembut. Selian itu, mereka juga tidak perlu lagi menyembunyikan jerawat atau bekasnya dengan makeup yang banyak menggunakan bahan kimia.

2. Mempercepat Penyembuhan Luka Bakar
Esktrak lidah buaya yang dicampur dengan gel bisa digunakan untuk menyembuhkan luka bakar. Kandungan antioksidan pada lidah buaya bisa diserap dengan baik oleh kulit yang terbakar sinar matahari atau terkena api dengan tingkat keparahan ringan ke sedang.
Dengan perawatan yang rutin, ekstrak lidah buaya akan menyembuhkan luka dengan sempurna. Untuk luka bakar yang agak serius, proses penyembuhan bisa dilanjutkan dengan menghilangkan bekas lukanya.

3. Menghilangkan Jerawat
Esktrak lidah buaya dalam bentuk gel bisa digunakan untuk menyembuhkan dan mencegah jerawat baru muncul. Gel biasanya mengandung dua hormon bermanfaat bernama Auxin dan Gibberellins. Dua hormon ini berperan sebagai obat jerawat dengan menghilangkan bisul dan mengecilkan pembengkakan pada kulit yang kerap membuat wanita jadi resah.
Gibberellins yang terkandung di dalam gel juga mampu memicu munculnya sel baru. Dengan sel baru, kulit akan sembuh kembali dan jerawat jadi hilang dengan sempurna. Selain menyembuhkan jerawat dengan baik, gel juga berguna untuk memberikan rasa dingin dan menghilangkan rasa gatal serta perih yang berlebih pada kulit.

4. Menyamarkan Selulit
Bagi wanita yang baru melahirkan atau wanita yang baru saja kehilangan banyak lemak tubuhnya, selulit kerap muncul pada perut, kaki, dan lengan. Munculnya garis-garis pada kulit ini tentu membuat wanita jadi panik. Apalagi kalau jumlahnya banyak dan susah dihilangkan.
Untuk mengatasi hal ini, krim atau gel dengan ekstrak lidah buaya bisa diaplikasikan pada bagian yang memiliki garis. Dengan pemakaian rutin, selulit akan tersamarkan meski tidak seluruhnya bisa dihilangkan.

5. Mencegah Penuaan Dini
Bagi wanita, penuaan dini adalah masalah paling serius dan harus diwaspadai. Untuk membuat kulit tetap kencang dan tidak memiliki kerutan di wajah, mereka kerap membeli kosmetik atau melakukan perawatan mahal.
Nah, untuk menghindari penuaan dini, ekstrak lidah buaya bisa digunakan. Biasanya bahan itu terkandung di beberapa krim perawatan yang membuat sel kulit terus meremajakan diri setiap harinya.

6. Membuat Kulit Lebih Kenyal dan Putih
Ekstrak lidah buaya mengandung banyak sekali nutrisi dan vitamin. Setidaknya ada 75 nutrisi dan vitamin yang bisa membuat kulit jadi terlihat lebih kenyal dan putih. Ekstrak lidah buaya bisa dioleskan kulit wajah, tangan, kaki, dan bagian kulit lain yang tertutup.
Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, penggunaan ekstrak lidah buaya bisa dipadukan dengan lidah buaya asli. Anda bisa mengambil bagian dalam dari lidah buaya lalu dihaluskan agar menjadi gel. Selanjutnya, gel alami ini dioleskan pada kulit hingga mengering sebelum akhirnya dicuci bersih dengan menggunakan air hangat.


Inilah enam fungsi ekstrak lidah buaya bagi kulit. Semoga bisa Anda gunakan sebagai rujukan sebelum melakukan perawatan kulit.

Wajah Kering dan Kusam? Inilah Tujuh Cara Mengatasinya!

No comments
Bagi sebagian orang, kulit kering memang jadi satu masalah yang amat “menjengkelkan”. Selain tekstur jadi terasa kaku, kasar, dan bersisik, kondisi mengelupas juga ikut berdampak pada turunnya kepercayaan diri. Apalagi, hal ini biasanya diikuti oleh tampilan kulit yang kusam dan tidak segar, hingga sejumlah keluhan lain seperti rasa gatal, bahkan rasa nyeri.
Dalam kasus umum, kondisi kulit kering disebabkan oleh banyak hal. Ini mencakup pemakaian sabun (maupun kosmetik) yang salah; perubahan cuaca yang berdampak pada kelembapan kulit; iritasi akibat produk kimia; dehidrasi; hingga pertambahan usia. Adapun sebagai solusinya, berikut adalah tujuh cara mengatasi kulit kering yang harus Anda ketahui.
1. Konsumsi Cukup Air Putih
Kendati sepele, tidak dapat dimungkiri konsumsi air putih punya peran yang amat besar, bagi kondisi kulit yang lembap dan halus. Menariknya, Anda bahkan tidak perlu mengeluarkan banyak usaha dan biaya untuk merasakan manfaat alaminya.
Selain memegang andil dalam proses detoksifikasi, air putih mampu melancarkan distribusi nutrisi, pun memastikan tubuh tidak dehidrasi (kekurangan cairan). Hal ini penting, mengingat pembentukan kolagen amat bergantung pada kondisi tubuh yang terhidrasi. Nah, baik/buruknya pembentukan kolagen inilah, yang pada akhirnya berperan dalam elastisitas dan kelembapan kulit.
Adapun untuk hasil maksimal, pastikan Anda minum minimal 1,5 liter air putih per hari. Jika perlu, Anda bisa menambahkan asupan cairan saat sedang beraktivitas berat.
2. Ubah Frekuensi dan Durasi Mandi
Alih-alih berdampak baik bagi kebersihan, frekuensi serta durasi mandi yang terlalu sering dan lama, justru bisa membuat kulit jadi semakin kering. Asalkan dilakukan dengan benar, bersih, dan menyeluruh, mempersingkat frekuensi dan waktu mandi tidak akan jadi masalah, kok. 
3. Hindari Paparan Cahaya Matahari
Tidak menutup kemungkinan, ada saatnya Anda harus beraktivitas di luar ruangan. Kendati mustahil tidak terpapar sinar, ada baiknya untuk menghindari cahaya Matahari secara langsung. Bagaimanapun, sinar UV yang terkandung di dalamnya, dipastikan buruk bagi kulit. Ini bukan hanya soal kulit kering dan kusam. Lebih jauh, sejumlah studi membuktikan, sinar UV bahkan menjadi penyebab sejumlah penyakit kulit, salah satunya: kanker.
4. Olahraga Teratur
Penelitian membuktikan, sekitar 50% orang dengan kulit kering, cenderung kurang melakukan olahraga atau aktivitas fisik. Padahal, pengeluaran keringat saat olahraga justru membantu melembapkan kulit secara alami.
5. Asupan Makanan Sehat dan Bernutrisi
Biasakan diri mengonsumsi buah dan sayuran. Selain kaya serat, jenis makanan ini juga memiliki kandungan air yang banyak. Belum lagi, soal vitamin dan mineral tinggi—yang pada akhirnya mampu menutrisi dan membantu proses regenerasi sel kulit.
6. Gunakan Pelembap
Pada banyak kasus, aplikasi pelembap merupakan salah satu cara “instan” untuk mengatasi kulit kering dan kusam dari luar. Apalagi, Anda dapat menemukan jenis pelembap berbentuk losion atau body butter di banyak toko kecantikan atau pasar swalayan.
Namun, harus diingat untuk tetap memastikan produk sesuai dengan karakter kulit. Pertimbangkan pula, kandungan bahan-bahan dalam pelembap. Sebagai informasi, beberapa kandungan yang ampuh untuk mengatasi kulit kering, yakni lidah buaya (aloe vera), alpukat, lemon, dan bahan-bahan lain.
Gunakan pelembap setelah mandi atau justru mencuci wajah. Oleskan pula losion pada kulit, terutama pada area yang sering terpapar sinar Matahari. Adapun bagi Anda yang menginginkan cara alami, bisa membuat sendiri pelembap dari jeruk nipis atau memanfaatkan minyak zaitun.
7. Masker Wajah
Kini, tersedia banyak masker dengan ragam kandungan dan manfaat  yang bisa Anda temukan dengan mudah di banyak toko swalayan. Nah, untuk fungsi melembapkan kulit, Anda dapat mencoba membuat sendiri masker alami dari berbagai bahan seperti madu, lidah buaya, buah pisang, minyak zaitun, lemon, dan masih banyak lagi. Berikut adalah beberapa cara pengaplikasiannya:
a. Madu
Sudah jadi pengetahuan umum, selain menyehatkan, madu juga baik bagi kulit. Bukan hanya berperan sebagai pelembap wajah alami, madu juga mampu menghaluskan, mencerahkan, serta menyegarkan kulit.
Caranya cukup mudah. Anda hanya perlu mengoleskan madu asli pada wajah yang telah dibersihkan terlebih dulu. Diamkan hingga beberapa menit, lalu basuh wajah dengan air dingin hingga bersih. Lakukan secara rutin untuk hasil yang maksimal.
b. Pisang
Siapkan buah pisang secukupnya, lalu blender hingga halus. Oleskan pasta pisang (Anda bisa mencapurnya dengan aneka bahan seperti madu, susu, hingga lemon) ke bagian wajah, diamkan hingga mengering, lalu bersihkan dengan air dingin.
c. Lidah Buaya
Populer dengan fungsi melembapkan dan menyegarkan kulit, menjadikan lidah buaya satu bahan yang tepat untuk masker alami bagi kulit kering dan kusam. Apalagi, cara memanfaatkannya pun cukup mudah. Anda hanya perlu menyediakan lidah buaya segar (baru dipetik), mengambil gel/getahnya; lalu oleskan pada bagian wajah yang diinginkan. Tunggu dan diamkan hingga kering dan kaku, lalu bilas hingga bersih dengan air dingin. 
Itulah tujuh cara mengatasi kulit kering yang sudah pasti mudah, murah, dan minim risiko. Untuk cara lain, Anda bisa mencoba produk Eclipse Soap Bar, yang bisa Anda beli melalui situs www.eclipse.co.id atau di akun Instagram, @eclipsebeautycare.

Hati-Hati, 8 Kebiasaan Ini Justru Bikin Jerawat Makin Betah di Wajah

No comments

Jerawat merupakan satu dari sekian permasalahan kulit yang sering dialami oleh orang dewasa, baik laki-laki maupun perempuan. Jerawat sendiri umumnya disebabkan oleh tersumbatnya sel kulit mati, kotoran, serta sebum dan minyak dalam kulit sehingga memunculkan peradangan yang dalam bahasa sehari-hari disebut dengan jerawat.

Tidak hanya di wajah, jerawat juga bisa muncul di bagian tubuh lain seperti punggung, lengan atas, dada, dan kulit kepala. Selain lalai menjaga kebersihan tubuh, ada kebiasaan lain yang terkesan sepele tapi bisa menyebabkan munculnya jerawat, yaitu:

1.      Terlalu Sering Cuci Muka
Heran mengapa jerawat tak pernah hilang dari muka padahal Anda sudah berusaha menjaga kebersihan semaksimal mungkin? Bisa jadi penyebabnya adalah karena Anda terlalu sering mencuci muka.

Ya, terlalu sering mencuci muka justru bisa memicu munculnya jerawat di wajah. Kulit mengandung minyak alami yang berfungsi untuk menjaganya agar tetap lembap. Nah, saat mencuci muka, kulit akan dipaksa memproduksi minyak dalam jumlah yang lebih banyak. Hal inilah yang akan merangsang jerawat.

2.      Memegang dan Memencet Jerawat
Jerawat di muka memang sangat menggiurkan untuk dipegang dan dipencet. Sebaiknya hentikan kebiasaan tersebut karena memencet jerawat hanya akan membuat pori tersumbat dan tertekan lebih dalam. Selain menyebabkan peradangan dan infeksi, kebiasaan ini juga akan menyebabkan bekas jerawat muncul saat luka sudah kering.

Jika tidak tahan dengan rasa sakitnya (ya, beberapa jerawat kadang menimbulkan rasa sakit), Anda bisa mengoleskan es batu di bagian kulit yang berjerawat. Ingat, jangan menyentuhnya langsung dengan tangan.

3.      Tidak Segera Membersihkan Kosmetik
Jika aktivitas sehari-hari menuntut Anda untuk selalu memakai kosmetik, jangan malas untuk segera menghapus dan membersihkannya saat pulang. Selain membuat wajah kurang nyaman, tidak membersihkan kosmetik yang menempel di muka juga bisa menyebabkan munculnya jerawat.
Selain membersihkan make-up sebelum tidur, ada baiknya Anda juga membeli jenis kosmetik yang bebas minyak dan tidak menyebabkan munculnya komedo (non-comedogenic).

4.      Makan Sembarangan
Jenis asupan yang masuk ke tubuh juga berpengaruh besar terhadap kondisi kulit kita, lho. Selain gorengan, makanan-makanan yang manis seperti cokelat, biskuit, kue, dan semacamnya juga diyakini sebagai pemicu utama munculnya jerawat di wajah.

Karenanya, mulai sekarang perhatikan makanan apa yang Anda konsumsi, apakah bermanfaat atau tidak. Sayur, buah, dan air putih merupakan detoks alami yang ampuh untuk mencegah jerawat dan mempercantik kulit. Yuk, back to nature!

5.      Tidak Menjaga Kebersihan Rambut
Ya, malas menjaga kebersihan rambut juga dapat menyebabkan timbulnya jerawat, baik di wajah maupun punggung, terlebih jika Anda memiliki poni. Untuk itu, jagalah kebersihan rambut dengan rutin melakukan keramas 2 sampai 3 kali seminggu.

Selain keramas, baiknya jauhkan diri dari produk-produk perawatan rambut yang dapat menyebabkan tersumbatnya pori-pori kepala seperti gel, wax, minyak rambut, dan semacamnya. Plus, jangan biarkan produk rambut ini menetes pada area wajah, ya.

6.      Penggunaan Gadget
Siapa sangka, gadget yang setiap hari kita pakai ternyata juga bisa menjadi penyebab munculnya jerawat di wajah? Sadar tidak sadar, benda ini merupakan rumah bagi jutaan bakteri penyebab jerawat. Pun saat menelepon, bakteri tersebut akan menempel ke muka dan menyebabkan jerawat.
Nah, penting bagi Anda untuk mengelap gadget dengan tisu sesering mungkin. Sebagai alternatif, Anda bisa menggunakan headset agar tidak ada kontak langsung antara gadget dengan kulit wajah saat bertelepon.

7.      Jarang Olahraga
Rutin berolahraga merupakan kunci mendapatkan kulit yang sehat dan bebas jerawat. Saat berolahraga, banyak hormon bermanfaat yang dilepaskan tubuh, termasuk endorfin. Selain bagus untuk kulit, hormon ini juga sangat ampuh untuk mengelola stres. Anda tentu tahu, kan, kalau satu dari sekian penyebab jerawat adalah stres?

8.      Malas Mengganti Sarung Bantal
Jika tidak ingin wajah Anda menjadi sarang jerawat, mulai sekarang rajinlah mengganti sprei dan sarung bantal minimal 2 minggu sekali.


Nah, itu dia hal-hal sepele yang menyebabkan jerawat makin betah di wajah. Yuk, jangan malas merawat diri!

Tips Mudah Mencegah Timbulnya Jerawat

No comments

Jerawat merupakan salah satu masalah serius bagi kulit wajah. Bagi para wanita, kemunculan bintik merah yang satu ini pasti akan membuat pusing tujuh keliling. Oleh sebab itu, ketika jerawat sudah muncul di wajah, banyak dari mereka yang mencari segala cara untuk menghilangkannya, mulai dari menggunakan masker wajah, obat jerawat, hingga pergi ke klinik kecantikan.

Jerawat bisa muncul kapan saja. Dari pada menunggu jerawat muncul di wajah, tentu akan lebih baik jika kita bisa mencegahnya, bukan? Nah, agar bisa selalu tampil cantik tanpa jerawat, berikut adalah beberapa tips pencegahan yang bisa Anda lakukan. Yuk, simak penjelasan selengkapnya!

1.   Jaga kebersihan wajah

Menjaga kebersihan wajah adalah salah satu cara paling mudah yang bisa Anda lakukan jika tidak ingin terkena masalah jerawat. Minimal, lakukan rutinitas ini 3 kali sehari, yaitu pada saat mandi pagi, mandi sore, serta sebelum tidur.
Dalam membersihkan wajah, gunakan air hangat dan sabun pembersih, jangan menggunakan sabun untuk badan yang berbahan kimia, sebab bisa melukai dan menimbulkan iritasi pada kulit wajah.
Selain itu, perhatikan juga kebersihan handuk yang Anda gunakan untuk mengelap wajah. Apabila handuk yang Anda pakai tidak bersih, kuman-kuman yang ada pada handuk bisa menempel di wajah dan menjadi penyebab jerawat.

2.   Hindarkan wajah dari paparan sinar matahari secara langsung

Tips berikutnya untuk mencegah kemunculan jerawat pada kulit wajah adalah dengan menghindarkan wajah dari paparan sinar matahari secara langsung. Saat berada di luar ruangan atau sedang bepergian, selalu gunakan tabir surya untuk melindungi wajah.
Selain tabir surya, Anda juga bisa melindungi wajah dengan masker, topi, ataupun kerudung. Karena di samping melindungi wajah dari sinar matahari, alat-alat tersebut juga bisa melindungi Anda dari asap kendaraan yang mungkin mengenai wajah.

3.   Perbanyak konsumsi air putih

Mencegah timbulnya jerawat juga bisa dilakukan dengan memperbanyak konsumsi air putih. Air putih dapat menetralisir racun dan zat-zat kimia yang ada di dalam tubuh, tidak terkecuali di kulit wajah. Dengan banyak minum air putih, kelembaban kulit wajah akan selalu terjaga dan kotoran yang menyumbat pori-pori kulit akan keluar. Untuk menjaga kesehatan tubuh dan wajah, sangat dianjurkan untuk minum air putih minimal sebanyak 8 gelas sehari.

4.   Berolahraga dengan rutin

Olahraga merupakan salah satu cara yang paling baik untuk mengatasi berbagai macam masalah kesehatan, tidak terkecuali masalah. Dengan berolahraga secara teratur, sistem metabolisme tubuh akan bekerja secara lancar, sehingga zat-zat kimia atau racun yang ada di dalam tubuh akan keluar bersama keringat. Bagi kulit wajah, efeknya akan menjadikan kulit wajah semakin kencang, sehat, dan bebas dari masalah jerawat.

5.   Gunakan masker alami

Merawat wajah agar terhindar dari masalah jerawat tidak harus dengan pergi ke salon ataupun klinik kecantikan. Ada banyak cara alami yang bisa Anda lakukan untuk mencegah timbulnya jerawat, salah satunya dengan menggunakan masker alami dari alpukat.
Cara membuat masker ini pun cukup mudah. Cukup dengan menghaluskan alpukat dan mencampurkannya dengan minyak zaitun yang berguna untuk menghaluskan kulit. Jika ingin kulit wajah semakin kencang, Anda juga bisa mengganti atau menambahkan putih telur di dalamnya. Selain alpukat, bahan alami lainnya yang juga berkhasiat mencegah timbulnya jerawat adalah tomat dan jeruk lemon.

6.   Konsumsi bahan makanan yang dapat membantu mempercepat pembentukan regenerasi kulit

Tips berikutnya untuk mencegah masalah jerawat adalah dengan mengonsumsi bahan makanan yang dapat membantu proses regenerasi kulit, yaitu buah dan sayur. Kedua bahan makanan ini sudah terbukti kaya akan kandungan serat serta antioksidan yang dapat membasmi bakteri penyebab jerawat. Untuk itu, pastikan tomat, semangka, anggur, apel, jeruk, pisang, wortel, brokoli, aprikot, serta buah dan sayur lainnya ada di menu sehat sehari-hari Anda, ya!

7.   Hindari stres

Terakhir, hindarkan diri dari rasa strss. Banyak para ahli percaya bahwa kondisi mental dan emosional dapat mempengaruhi semua aspek kesehatan, termasuk kondisi kulit. Bahkan, beberapa penelitian juga telah mengungkapkan bahwa stres dapat menyebabkan jerawat di kulit wajah bertambah parah. Untuk itu, tenangkan hati, pikiran, dan hindarkan diri dari masalah-masalah yang dapat membuat Anda stres.

Itulah beberapa tips mudah yang bisa Anda lakukan untuk mencegah jerawat. Jika Anda mencari produk perawatan wajah yang ampuh untuk mengatasi masalah jerawat, sabun anti jerawat dari Eclipse Beauty Care bisa menjadi jawabannya. Untuk melihat detail produknya, Anda bisa mengunjungi website www.eclipse.co.id atau membuka akun Instagramnya di tautan berikut https://www.instagram.com/eclipsebeautycare/
© all rights reserved
made with by templateszoo